Literasi ; Usaha Gigih Tiada Henti

Ada yang berbeda dalam diskusi literasi bulan Juli ini. Biasanya dalam diskusi literasi, bagian media dan literasi Sanggar Cantrik selalu menghadirkan narasumber penggiat literasi anak. Kali ini, diskusi literasi dipimpin oleh Koordinator Bagian Media dan Literasi Sanggar Cantrik. Mas Emanuel Kurniawan yang akrab di sapa Mas Ema atau Mas Noel ini kembali menyegarkan ingatan 11 peserta diskusi yang hadir dengan review diskusi 5 pertemuan literasi sebelumnya, baik dengan Mas Andre (Kolam Bebek), Mbak Tatik (Satunama), Mas Krisno Punto (SOS Children Village), Kak Lily Halim (SD Kalam Kudus) dan Ibu Wresti Wredingsih (SD Tumbuh). Sekalipun tidak menghadirkan narasumber penggiat literasi, namun tujuan diskusi literasi kali ini tetaplah sama yakni supaya teman-teman manajemen maupun fasilitator Sanggar Cantrik memahami cara mengajak anak menyukai buku karena ketika anak-anak akrab dengan buku, hal itu akan mempengaruhi 6-9 tahun ke depan dalam hidupnya.

Diskusi yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit itu berlangsung secara dinamis. Fasilitator yang hadir yakni Mbak Eta, Mbak Alent, Ibu Hima, Ibu Kristin dan Ibu Manisih sangat aktif dalam mendiskusikan cara peningkatan minat baca pada anak dengan tim manajemen Sanggar Cantrik. Melalui diskusi yang berlangsung di Beranda Komunitas Gloria Kotabaru ini, dapat disimpulkan cara-cara mendorong anak untuk gemar membaca :

  1. Menyediakan ruang baca yang membuat anak ‘kecanduan’. Hal ini berarti diperlukan manajemen lingkungan yang baik supaya anak tertarik untuk membaca.
  2. Adanya teladan yang dimiliki anak baik melalui keluarga maupun fasilitator.
  3. Pelibatan anak secara aktif dalam kegiatan perpustakaan baik di sanggar sekolah maupun sanggar komunitas.
  4. “Mengkondisikan” kebiasaaan membaca pada anak, melibatkan perpustakaan, buku dan media dalam kegiatan sanggar dan mengakrabkan anak dengan buku.