Sekilas Sapaan “Say Hello to Yellow”

Film “Say Hello to Yellow”

Risma adalah anak baru di desa, anak ibu bidan yang baru pindah dari kota. Di sekolah barunya, ia berkenalan dengan Kurniati dan Ranto. Risma sangat menyukai warna kuning, sementara Kurniati menyukai warna pink yang disebutnya jambon. Risma berlogat kota dan kemana-mana membawa handphone serta suka berlagak menelepon, sehingga komunikasi antara Risma dengan kawan-kawan barunya kurang berjalan baik. Perbedaan Risma dengan teman-teman barunya semakin kentara ketika ia enggan bermain bersama Ranto dan Boni. Meskipun demikian, Ranto tetap berusaha berteman dengan Risma. Apalagi Ranto juga menyimpan buku Risma yang hilang. Suatu hari, Risma terpaksa ikut Kurniati ke bukit. Ternyata di bukit itulah orang-orang daerah itu menelepon karena hanya di tempat itulah terdapat sinyal handphone. Di bukit, Kurniati menelepon ibunya yang menjadi TKW di Arab. Di bukit, Risma juga bertemu dengan Ranto, Boni, dan teman-teman barunya yang ternyata juga memiliki handphone. Risma akhirnya menyadari bahwa berteman dan berkomunikasi tidak memerlukan handphone. Akhirnya mereka semua berteman.

Film yang berdurasi kurang dari 20 menit ini disutradari oleh BW Purbanegara, dengan mengambil setting di Gunung Kidul B.W Purba Negara menyajikan film yang sarat akan sindiran bagi orang dewasa masa kini. Terlihat jelas bahwa gadget tidak lagi terlepas, terutama ponsel. Ia juga meramu film Say Hello To Yellow dengan baik, menyuguhkan cerita unik sehingga kisahnya mengalir lembut dengan ending suguhkan twist yang mampu merombak konstruksi cliche dalam fikiran penonton pada umumnya. Dari 98 film peserta, film Say Hello To Yellow juga masuk dalam penilaian yang dilakukan pada 2-17 November 2011. Film tersebut masuk ke ruang penjurian FFI 2011 dan dipilih Dewan Juri Film Pendek yang kemudian ditetapkan dalam lima nominasi.

Daftar Pemain

Pemain: Monica E. Chandra Wulandari (Risma), B. Laksya Tri Satya (Kurniati), Ibnu Anggita Putra (Boni Subardi) Yuda Sinius Arma (Ranto Sumitro)

Supporting: Arni Septiani (Arni Septiani), Ergi Agianto (Ergi Agianto), Ester Intan Sayekti (Ester Intan Sayekti), Elia Gangga Oktavianus (Elia Gangga Oktavianus), Deni Priska Noviaji (Deni Priska Noviaji), Pandega Putri Pertiwi (Pandega Putri Pertiwi), Sudarini (Bu Guru), Yanes S. Langendriyo (Pak Guru), Thomas Alexander (Penjaga Sekolah), Agnes Astiningsih (ibu Risma), Lukas Nopembrian MB (ayah Risma), Yurina Kurniati (Pasien 1), Sari (Pasien 2).

Record:

  • Nominasi Film Pendek Terbaik FFI 2011
  • Nominasi Ladrang Award Festival Film Solo 2011
  • Nominasi International Children Film Festival, Isfahan, Iran 2011
  • Film Pendek Terunggul Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2012

Screening

  • Kineforum, Pemutaran Film Pendek & Dokumenter peraih Piala Citra 2011, Kineforum DKJ, 19-22 Desember 2011, 17.00 (http://kineforum.wordpress.com/2011/12/15/pemutaran-film-peraih-piala-citra-2011-kategori-film-pendek-dan-film-dokumenter/)
  • Film Pendek Untuk Anak FFS, 19 Oktober 2012, Taman Budaya Surakarta
  • Layar Tanjleb Festival Film Purbalingga, 3 Mei 2012, Balai Desa Kramat, Kec. Kembaran, Banyumas
  • South to South Film Festival 2012, 25 Februari 2012,  10.00  di Goethe, IFI, dan Kineforum (TIM) Jakarta
  • S13FEX (Komunitas Independen Film Surabaya-INFIS), IFI Surabaya, 20 Januari 2012